Manajemen File di Linux

MANAJEMEN FILE



File system atau manajemen file adalah metode dan struktur data yang digunakan sistem operasi untuk mengatur dang mengorganisir file pada disk atau partisi. File system juga dapat diartikan sebagai pasrtisi atau disk yang digunakan untuk menyimpan file-file dalam cara tertentu. Cara memberi suatu file system ke dalam disk atau partisi dengan cara melakukan Format.

Berikut adalah perintah manajemen file di dalam linux :

1. mkdir : untuk membuat folder/direktori.
mkdir disini adalah perintah yang dimana kita bisa membuat folder/direktori yang ingin kita buat pada linux, misalkan saya akan membuat sebuah folder/direktori bernamakan "blog". contohnya seperti ini:
 

kita hanya mengetik "mkdir (nama_folder)" maka akan langsung terbuat foldernya pada debian.


2. pwd : point work directory (menampilkan tempat direktori yang sedang dikerjakan).
command ini bertujuan agar ketika si pengguna lupa sedang berada pada direktori mana, kita bisa menggunakan perintah "pwd" ini untuk melihat posisi dimana kita sedang berada. contohnya seperti ini:


Terlihat diatas bahwa ketika kita mengetikan "pwd" maka akan ditampilkan direktori mana yang sedang kita tempati.

3. cp : untuk mengcopy file.
command ini bertujuan untuk mengcopy sebuah file yang ada di folder/direktori ke direktori lain yang ada pada debian kita, contoh saya akan mengcopy sebuah file yang bernama test.txt yang berada di direktori awal saya copy ke direktori blog adalah seperti berikut ini:


Jadi cara agar kita bisa mengcopy nya yaitu ketikan "cp nama_file /direktori (ini merupakan direktori saya, jadi kalian tinggal copy semau kalian di direktori kalian)" maka file tersebut akan tercopy.

4. cp –r : untuk mengcopy folder.
selanjutnya ada "cp -r" ini adalah command yang dimana kita bisa mengcopy suatu folder/direktori yang kita ingin copy. Caranya hampir sama ketika kita mengcopy sebuah file, hanya saja disini kita tinggal menambahkan "-r" pada command tersebut. Contohnya seperti ini:


ketika kita mengetikan "cp -r nama_folder /direktori (sama seperti yang tadi)" maka folder tersebut telah tercopy ke direktori yang sudah ditentukan.

5. mv : untuk memindahkan atau merename file.
command ini bisa digunakan menjadi 2, yaitu memidahkan dan merename suatu file. contohnya seperti ini:


diatas ini merupakan contoh memindahkan, dengan cara "mv nama_file /direktori" maka file tersebut akan dipindahkan sesuai perintah 


yang ini merupakan contoh merename file, dengan cara "mv nama file lama/ nama file baru" maka nama nya aka terubah.

6. rm : untuk menghapus file.
perintah ini merupakan perintah untuk menghapus suatu file yang kalian ingin hapus. contoh seperti ini:


kita lihat bahwa dengan mengetik perintah "rm nama_file" pada direktori kalian, maka file tersebut akan terhapus.

7. rm –r : untuk menghapus direktori.
jika tadi menghapus file, command ini adalah command menghapus folder/direktori. contohnya seperti ini:


ini sama seperti cara tadi, hanya tinggal menambahkan "-r" untuk menghapus direktori.

8. find
command ini bertujuan untuk mencari file dalam suatu direktori. contoh:


foto diatas adalah contoh ketika saya melakukan perintah "find" pada direktori saya, dan bisa kita lihat isi dari direktori tersebut.

9. touch 
command ini bertujuan untuk membuat file baru tetapi tidak ada isinya. contoh:


10. wc
command ini bertujuan untuk menghitung jumlah kata, baris dan jumlah huruf dalam suatu file. contohnya:


dengan melakukan perintah "wc nama_file" kita bisa melihat jumlah kata, baris, dan jumlah huruf nya.

11. chmod
merupakan command yang berfungsi untuk mengubah perizinan suatu direktori atau file. contoh:


dengan melakukan perintah "chmod 755 nama_file/direktori" (angka 755 adalah bilangan biner untuk mengubah hak aksesnya) untuk mengubah perizinan.

12. Who
command ini hanya bertujuan untuk melihat siapa yang login dengan mengetikan perintah "who". contoh:


Mungkin cukup sekian dari penjelasan saya ini, semoga mengerti dan bermanfaat bagi kalian. Terima Kasih.








Komentar

Postingan Populer